BUMD Banten Dirundung Krisis, PKN Tuntut Rekam Jejak Calon Bos PT ABM Dibuka ke Publik

TANGERANG,infonarasi.com  – Gelombang desakan agar Pemprov Banten membersihkan PT Agrobisnis Banten Mandiri (ABM) dari praktik korupsi terus menguat. Kali ini, Pemuda Karya Nasional (PKN) Provinsi Banten meminta Panitia Seleksi bersikap transparan dan melakukan screening etik total terhadap seluruh calon Direksi dan Komisaris yang saat ini tengah mengikuti ujian.

Melalui keterangan resmi yang diterima redaksi pada Senin (7/9/2026) siang, Ketua PKN Banten, Fredy Siswanto Gurusinga, A.Md.Kom., S.H., CTT, menyatakan keprihatinannya atas potensi kerugian negara puluhan miliar rupiah di tubuh PT ABM yang saat ini disidik Kejaksaan Tinggi Banten. Menurutnya, momentum seleksi ini harus menjadi ajang pembersihan, bukan tempat akomodasi politik.

“PT ABM adalah aset strategis rakyat Banten. Jangan sampai mencederai kepercayaan masyarakat jika ada calon yang bermasalah tetap diloloskan,” ujar Fredy dalam pernyataan tertulisnya.

PKN Banten mengeluarkan 7 poin tuntutan moral. Di antaranya mendukung ketegasan Wakil Gubernur Banten menyeret oknum bermasalah ke hukum, mendesak keterbukaan nilai dan makalah calon ke publik, hingga meminta supervisi KPK.

Dewan Penasehat Hukum PKN Banten, Adv. Ir. Bachtiar Effendi Sitinjak, SH., MH., MM., CLA, menambahkan bahwa kehati-hatian Pansel diuji dalam menyaring isu miring seputar etika, loyalitas, dan kredibilitas para kandidat. “Apabila ada informasi masuk, harus dibuktikan. Jika terbukti, sebaiknya calonnya dianulir,” tandasnya.

Melalui pergerakan ini, PKN Banten berharap PT ABM dapat segera disehatkan kembali agar mampu menjalankan fungsi utamanya dalam menjaga ketahanan pangan daerah serta memberikan kontribusi nyata bagi PAD Banten. (sg)

Baca Juga:

infonarasi.com