Bupati Serang Lantik Pejabat di Disdukcapil dan Diskominfo, Dua CPNS Diangkat Jadi PNS

infonarasi.com – Bupati Serang Ratu Rachmatuzakiyah melantik sejumlah pejabat administrator dan pejabat administrasi di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Serang, Senin (12/10/2026). Dalam kesempatan yang sama, dua calon pegawai negeri sipil (CPNS) juga diambil sumpahnya untuk diangkat menjadi pegawai negeri sipil (PNS).
Pelantikan berlangsung di Pendopo Bupati Serang berdasarkan Keputusan Bupati Serang Nomor 800/CAP.548-Huk.BKPSSM/2026 tertanggal 12 Oktober 2026. Pejabat yang dilantik di antaranya Camat Jawilan Syamsudin, sekretaris dinas, dan kepala bidang (kabid) pada sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD).
“Alhamdulillah, hari ini kita baru saja melaksanakan pelantikan pejabat administrasi, di antaranya Sekretaris Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil), kepala bidang di lingkungan Disdukcapil, serta pengambilan sumpah dua orang PNS,” kata Ratu Rachmatuzakiyah, yang akrab disapa Ratu Zakiyah, kepada wartawan seusai pelantikan.
Ratu didampingi Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Serang Iskandar Nordat.
Turut hadir Sekretaris Daerah Kabupaten Serang Zaldi Dhuhana, Inspektur Kabupaten Serang Sugi Hardono, para staf ahli bupati, asisten daerah, serta sejumlah kepala OPD di lingkungan Pemkab Serang.
Dalam arahannya, Ratu Zakiyah berpesan agar para pejabat yang baru dilantik menjalankan tugas dengan baik, penuh tanggung jawab, dan menjunjung tinggi integritas. Ia juga meminta mereka bersikap responsif terhadap berbagai persoalan yang muncul di lapangan.
“Pejabat harus responsif terhadap segala permasalahan yang terjadi di lapangan. Jangan selalu menunggu arahan. Jika ada persoalan, harus segera direspons agar tidak terjadi hal-hal yang tidak kita inginkan,” ujarnya.
Ia secara khusus mengingatkan para camat dan pejabat lainnya agar tidak menunda penanganan persoalan di tengah masyarakat hingga masalah tersebut semakin besar.
Menurutnya, setiap pejabat harus memiliki inisiatif dan kemampuan mitigasi risiko agar dapat mengantisipasi persoalan sejak dini.
“Jangan menunggu permasalahan menjadi besar baru kemudian diselesaikan. Seorang pejabat harus mampu melakukan mitigasi risiko, memiliki inisiatif, dan responsif terhadap berbagai persoalan yang ada di tengah masyarakat,” tegasnya. (ADV)







