Kelompok Tani Mekarjaya Lebak Garap 20 Hektare Lahan untuk Jagung, Dimas Fahmi Sidqi: Kami Manfaatkan Lahan Pengembang Sejak 2017

LEBAK, INFONARASI.COM – Ketua Kelompok Tani (Poktan) Mekarjaya, Dimas Fahmi Sidqi, menegaskan komitmen kelompoknya dalam mendukung ketahanan pangan di Provinsi Banten.
Saat ini, Poktan Mekarjaya tercatat mengelola lahan tanam seluas 20 hektare yang difokuskan untuk komoditas tanaman pangan.
Hal tersebut diungkapkan Dimas di sela-sela acara Gerakan Tanam Jagung Hibrida yang dihadiri langsung oleh Gubernur Banten Andra Soni di Desa Mekarsari, Kecamatan Maja, Kabupaten Lebak, Selasa (21/4/2026).
Menurut Dimas, inisiatif pemanfaatan lahan ini bukan hal baru bagi kelompoknya. Mereka telah menunjukkan konsistensi dalam mengolah lahan yang sebelumnya tidak produktif menjadi sumber pangan bagi masyarakat.
“Pemanfaatan lahan pengembang untuk tanaman pangan sudah kami lakukan sejak tahun 2017. Saat ini, luas lahan tanam yang dikelola oleh kelompok kami mencapai 20 hektare,” ujar Dimas Fahmi Sidqi.
Langkah produktif Poktan Mekarjaya ini mendapat apresiasi tinggi dari Gubernur Banten, Andra Soni.
Dalam kunjungannya, Gubernur mencanangkan gerakan menanam jagung di wilayah tersebut sebagai bagian dari ambisi menjadikan Banten sebagai pusat swasembada jagung nasional.
“Apresiasi atas pemanfaatan lahan kosong untuk tanam jagung dan pangan lainnya. Kita melakukan pencanangan tanam jagung untuk lahan seluas 10 hektare dengan bibit bantuan dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten,” kata Andra Soni.
Gubernur berharap sinergi antara kelompok tani seperti yang dipimpin Dimas Fahmi Sidqi dengan pemerintah dapat terus diperkuat.
Terlebih, Banten memiliki posisi strategis untuk memasok kebutuhan pangan wilayah aglomerasi Jakarta dengan biaya logistik yang lebih efisien.
“Kalau menanam dengan baik, Insya Allah hasil panennya baik. Jika kita menjadi pemasok ke daerah aglomerasi, secara jarak dan biaya logistik kita sangat diuntungkan,” pungkas Gubernur. (sg)