Warga Sepatan Residence Keluhkan Kali Penuh Sampah, Tuntut Normalisasi oleh Pihak Kecamatan

Tangerang (infonarasi.com) – Warga Perumahan Sepatan Residence, Desa Pisangan Jaya, Kecamatan Sepatan, Kabupaten Tangerang, menggelar kerja bakti untuk membersihkan Kali yang penuh sampah. Sampah tersebut diduga berasal dari Pasar Pelangi Sepatan, serta dari warga di wilayah Kampung Tari Kolot dan Desa Kayu Besar. Kondisi ini menjadi perhatian serius karena sering menyebabkan banjir di kawasan perumahan.
H. Indra Plaza, SH, warga sekaligus Ketua Umum DPP Gamata Nusantara, menjelaskan bahwa sampah di Kali telah menjadi masalah yang berdampak langsung pada warga. “Sampah ini diduga berasal dari Pasar Pelangi dan Kampung Tari Kolot. Akibatnya, setiap hujan deras, perumahan kami langsung tergenang banjir,” ujarnya kepada awak media.
Ketua RT 01 RW 02 Desa Pisangan Jaya, Ahmad Khaidir, juga menyoroti banyaknya limpahan sampah dari wilayah belakang perumahan mereka. Selain itu, penyempitan gorong-gorong di Jalan Pasar Sepatan disebut memperburuk aliran air. “Kondisi gorong-gorong yang sempit ini memperparah aliran Kali. Jika tidak ada upaya pembersihan menyeluruh, masalah ini akan terus berulang,” ungkap Ahmad.
Wawan, Ketua Dusun 01 Desa Pisangan Jaya, menyatakan bahwa kerja bakti kali ini melibatkan beberapa wilayah seperti Desa Sarakan dan Kelurahan Sepatan. Menurutnya, permasalahan ini semestinya menjadi tanggung jawab pemerintah kecamatan. “Normalisasi Kali Cirarab idealnya sudah diambil alih oleh pihak Kecamatan Sepatan. Sampah yang menumpuk dan aliran air yang mampet membutuhkan penanganan lebih serius,” tegas Wawan.
Selain warga setempat, kegiatan kerja bakti ini turut dihadiri oleh tokoh masyarakat, Ketua RT/RW, serta Kepala Desa Pisangan Jaya. Mereka berharap ada perhatian dari pemerintah daerah untuk melakukan normalisasi Kali secara menyeluruh dan berkelanjutan agar banjir tidak lagi menjadi ancaman bagi warga Perumahan Sepatan Residence.
Dengan semakin mendesaknya kondisi, warga berharap pemerintah segera turun tangan untuk mengatasi permasalahan sampah dan aliran air yang terhambat, demi kenyamanan dan keselamatan bersama. (Red)






