Wujudkan Kota Tangguh Bebas Narkoba, BNN dan Kesbangpol Kota Tangerang Dorong Kolaborasi Strategis di Jatim

TULUNG AGUNG ,(infonarasi.com) – Langkah nyata untuk menciptakan lingkungan kota yang harmonis, aman, dan bersih dari peredaran gelap narkotika terus diperkuat. Kali ini, BNN Kota Tangerang bersama Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kota Tangerang melangsungkan studi banding ke Jawa Timur untuk mendalami manajemen ketahanan kota dan reformasi birokrasi.
Dilansir dari press release Kesbangpol Kota Tangerang pada Rabu (14/10/2026), kedua instansi melakukan pertukaran informasi dan mempelajari praktik baik demi kepentingan pelayanan warga Tangerang. Rombongan BNN Kota Tangerang di bawah arahan Kepala BNN Kota Tangerang, Kombes Pol. Siswoyo Adi Wijaya, S.I.K., M.S.M. memfokuskan kunjungan pada akselerasi pembangunan Zona Integritas (ZI) demi meningkatkan mutu penanganan permasalahan narkotika secara transparan.
“Akselerasi Zona Integritas ini sangat penting agar pelayanan penanganan narkotika di Kota Tangerang berjalan lebih profesional, akuntabel, dan berdampak nyata bagi masyarakat,” kata Kombes Pol. Siswoyo Adi Wijaya.
Rangkaian studi ini diterima secara resmi oleh Kepala BNN Kabupaten Sidoarjo, Kombes Pol. Ahmad Fanani Eko Prasetya, S.I.K., M.H., CFrA. beserta jajaran. “Kami menyambut baik sinergi ini untuk saling bertukar strategi dalam mempercepat reformasi birokrasi dan mempertahankan budaya kerja yang bersih,” tutur Kombes Pol. Ahmad Fanani.
Rombongan juga diterima langsung oleh Kepala BNN Kabupaten Tulungagung, Wasbeka Abie Yuwono, S.E., M.Ak., CFrA. beserta jajaran di markas komando masing-masing. “Kunjungan ini menjadi wadah penguatan komitmen bersama dalam meningkatkan mutu pelayanan publik yang bersih narkoba secara transparan,” tambah Wasbeka Abie Yuwono.
Sementara itu, jajaran Kesbangpol Kota Tangerang yang dipimpin oleh Kepala Badan Wawan Fauzi, SE, S.Kom, MM menggali formula penguatan kerukunan umat beragama dan wawasan kebangsaan di Surabaya. Kunjungan ini diterima secara resmi oleh Kepala Badan Kesbangpol Kota Surabaya, Tundjung Iswandaru beserta jajaran.
“Praktik baik yang ada di Surabaya, seperti Kampung Pancasila dan integrasi data sosial, kami buka sepenuhnya agar bisa dikembangkan bersama demi kemajuan daerah,” jelas Tundjung Iswandaru.
Pembahasan di dalam forum tersebut menitikberatkan pada pemanfaatan data survei RW hasil kerja sama dengan Unesa, pengembangan Kampung Pancasila yang melibatkan unsur masyarakat, pemanfaatan indeks kerawanan narkoba, hingga pemberdayaan kepemudaan.
Wawan Fauzi menekankan pentingnya adopsi program ini bagi keharmonisan sosial masyarakatnya. “Hasil benchmarking dari Surabaya ini menjadi referensi berharga bagi kami untuk merumuskan kebijakan sosial yang lebih adaptif, tepat sasaran, dan mampu memperkuat deteksi dini konflik di Kota Tangerang,” urai Wawan Fauzi.
Rangkaian kegiatan benchmarking ini menjadi modal penting bagi seluruh jajaran BNN dan Kesbangpol Kota Tangerang untuk memperkuat deteksi dini potensi permasalahan sosial dan membangun sinergi lintas sektor demi mewujudkan Kota Tangerang yang sejahtera. (sg)





