DPUPR Provinsi Banten Lakukan Dua Peningkatan Jembatan

Serang (infonarasi.com) – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Provinsi Banten lakukan peningkatan dua jembatan di Serang. Dua jembatan tersebut yakni, Jembatan Tanara dan Jembatan Kemayungan.

PJ Sekertaris Daerah (Sekda) Banten Virgojanti mengatakan, Jembatan Kemayungan yang lama, dibangun pada tahun 1979 dengan lebar 4,5 meter. “Jembatan Kemayungan berada di ruas jalan provinsi, yaitu Banten Lama – Pontang, menghubungkan wilayah Kota Serang dengan Kabupaten Serang,” kata Virgojanti, Jum’at, 2 Februari 2024.

Virgojanti menambahkan, saat ini Jembatan Kemayungan telah dibangun jembatan baru dengan konstruksi menggunakan Voided Slab, dengan panjang 17 meter dan lebar tujuh meter. “Dibangun menggunakan APBD tahun 2023 dengan nilai kontrak Rp. 3.648.450.000 rupiah,” ujarnya.

Virgojanti melanjutkan, Pemprov Banten juga membangun Jembatan Tanara di ruas jalan provinsi yakni, Pontang – Kronjo yang menghubungkan wilayah Kabupaten Serang dengan Kabupaten Tangerang. “Jembatan Tanara yang lama dibangun pada tahun 2004 dengan lebar 4,5 meter, sekarang telah dibangun jembatan baru,” terangnya.

Jembatan baru Tanara tersebut menggunakan kontruksi bangunan rangka baja dengan panjang 30 meter dan lebar tujuh meter. “Dibangun menggunakan APBD tahun 2023, dengan nilai kontrak Rp. 12.532.154.000 rupiah,” tutur Virgojanti.

Sementara itu, Kepala DPUPR Arlan Marzan menjelaskan, peningkatan dua jembatan ini adalah untuk mempercepat langkah kesejahteraan masyarakat dalam rangka kerja berkaitan. “Dengan adanya dua jembatan ini sebesarnya dimanfaatkan masyarakat,” jelasnya.

Arlan menambahkan, ada banyak infrastruktur yang melalui kerangka kerja provinsi. “Bagian dari akuntabilitas kepada masyarakat, bahwa pemerintah hadir dengan tugas utama, seperti tugas melayani langsung ke masyarakat,” tutur Arlan.

Ia melanjutkan, masukkan dan pikiran masyarakat ditampung di dokumen perencanaan. “Pemprov melakukan formulasi kebijakan proses perencanaannya dari bawah dengan mendengarkan keinginan masyarakat,” tutupnya. (Red/Add)

Baca Juga:

infonarasi.com